Wahai Suami, Jangan Lupa Ucapkan Do’a Ini Untuk Istri Setelah Akad Nikah Selesai

fg6

Dalam setiap jengkal kehidupan ini tidak ada yang tidak tersentuh oleh aturan islam, begitupun untuk urusan tentang pernikahan, islam mengatur sejak seorang pria memiliki niat untuk menggenapkan diin-nya hingga bagaimana seorang pria ingin menceraikan istri yang telah dinikahinya, semuanya ada aturannya.

Ada satu sunnah yang mungkin sekarang ini banyak dilupakan oleh pasangan yang baru menikah, yaitu mengenai do’a seorang suami kepada istri yang baru saja ia nikahi.

Ketika ijab qobul atau akad nikah selesai dinyatakan, seorang suami hendaklah memegang ubun-ubun istrinya seraya menyebut nama Allah Ta’aala ( yakni mengucap bismillaah), mendoakan keberkahan untuk rumah tangganya, kemudian berdoalah untuk istrinya dengan doa berikut :

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Allaahumma innii as-aluka khayraha wa khayra maa jabaltahaa ‘alaihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa min syarri maa jabaltahaa ‘alaihi

Ya Allah sesungguhnya aku memohon kebaikannya dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya.

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani ~rahimahullah~ dalam kitabnya yang berjudulAdaab az-Zifaaf fis-Sunnah al-Muthhharah bab wadh’ul yadi ‘alaa ra`si az-zawjati wa ad du’aa-u lahaa menjelaskan:

ينبغي أن يضع يده على مقدمة رأسها عند البناء بها أو قبل ذلك, و أن يسمي الله تبارك و تعالى, و يدعو بالبركة و يقول ما جاء في قوله صلّى الله عليه و سلّم : إذا تزوج أحدكم امرأة أو اشترى خادما [ فليأخذ بناصيتها ] [ وليسم الله عز وجل ] [ وليدع بالبركة ] وليقل : اللهم إني أسألك من خيرها وخير ما جبلتها عليه وأعوذ بك من شرها وشر ما جبلتها عليه. وإذا اشترى بعيرا فليأخذ بذروه سنامه وليقل مثل ذلك

Dianjurkan bagi seorang suami untuk meletakkan tangannya di ubun-ubun istrinya saat akan menggaulinya atau sebelum melakukan hal itu seraya menyebut nama Allah dan memohon keberkahan kepada-Nya serta berdoa sebagaimana yang disebutkan Rasulullah ~shallallahu ‘alaihi wa sallam~ dalam sabdanya : “Apabila salah seorang dari kalian menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya seraya menyebut nama Allah ‘Azza wa Jalla dan mohonlah keberkahan serta berdoalah :

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Allaahumma innii as-aluka khayraha wa khayra maa jabaltahaa ‘alaihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa min syarri maa jabaltahaa ‘alaihi

Ya Allah sesungguhnya aku memohon kebaikannya dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya.

Rasulullah ~shallallahu ‘alaihi wa sallam~ bersabda : “Dan apabila ia membeli seekor unta maka peganglah punuknya dan berdoalah semisal itu.”

[Selengkapnya silahkan pelajari dalam Adaab az-Zifaaf fis-Sunnah al-Muthhharah bab wadh’ul yadi ‘alaa ra`si az-zawjati wa ad du’aa-u lahaa hal. 92-93]

Dari penjelasan di atas maka ketika seorang muslim selesai dari akad nikahnya hendaklah ia melakukan hal-hal berikut :

Pertama, memegang ubun-ubun istrinya seraya menyebut nama Allah yakni mengucapkan bismillaah

Kedua, memohon kepada Allah agar dikaruniai keberkahan akan rumah tangga yang dibangun dan dijalaninya itu. Misalnya dengan kalimat :

اللهم بارك لي في أهلي وبارك لأهلي في

Allaahumma baarik lii fii ahlii wa baarik li-ahlii fiyya

Ya Allah berkahilah istriku untukku dan berkahilah aku untuk istriku

Atau doa-doa keberkahan lainnya.

Ketiga, mendoakan istrinya dengan doa yang diajarkan Rasulullah ~shallallohu ‘alaihi wa sallam~ berikut :

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Allaahumma innii as-aluka khayraha wa khayra maa jabaltahaa ‘alaihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa min syarri maa jabaltahaa ‘alaihi

Ya Allah sesungguhnya aku memohon kebaikannya dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya.

sumber: Ibnu Mukhtar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *