Seribu Satu Manfaat Menikah

Pernikahan adalah bagian dari fitrah kehidupan kemanusiaan. Semua manusia memiliki fitrah untuk berpasangan, maka Islam memberikan legalitas hubungan seseorang dengan pasangan hidupnya melalui proses pernikahan. Dalam sebuah pernikahan, terdapat dimensi Ketuhanan dan kemanusiaan.

Dimensi Ketuhanan karena menikah adalah tuntunan agama, yang berasal dari Allah, dan dicontohkan oleh Rasul Saw. Dimensi kemanusiaan karena menikah adalah penyaluran fitrah dan potensi manusiawi.

Ada sangat banyak manfaat dari pernikahan. Keseluruhannya menandakan bahwa menikah bukan semata-mata sebuah peristiwa biasa, namun sebuah peristiwa yang sungguh luar biasa.

1. Mendapatkan ketenangan hidup

Semua orang menginginkan ketenangan hidup. Salah satu upaya mendapatkan ketenangan hidup adalah dengan menikah secara sah. Tentu saja ada upaya lain untuk hidup menjadi tenang dalam kehidupan, seperti melakukan ibadah secara benar, menciptakan pergaulan sosial yang sehat, dan lain sebagainya. Namun menikah adalah upaya yang tepat dalam menciptakan ketenangan hidup.

Dalam bahasa agama, kita sering menyebutnya sebagai keluarga sakinah, mawadah, wa rahmah. Tiga kata yang acap diringkas dengan sebutan Keluarga Sakinah. Sebagaimana diketahui, kata sakinah, mawadah dan rahmah itu diambil dari Al Qur’an:

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri (pasangan) dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram (sakinah) kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih (mawadah) dan sayang (rahmah). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Ar Rum : 21).

Kata sakinah berasal dari bahasa Arab. Dalam bahasa Arab, kata sakinah mengandung makna tenang, tenteram, damai, terhormat, aman, nyaman, merasa dilindungi, penuh kasih sayang, dan memperoleh pembelaan. Dengan demikian keluarga sakinah berarti keluarga yang semua anggotanya merasakan ketenangan, kedamaian, keamanan, ketenteraman, perlindungan, kebahagiaan, keberkahan, dan penghargaan. Itu semua didapatkan dari penikahan yang berkah.

2. Menjadikan hidup lebih berkualitas

Hidup akan menjadi lebih berkualitas apabila semua potensi kemanusiaan kita tersalurkan dengan baik. Manusia memiliki sangat banyak potensi yang membuatnya memiliki posisi khalifah di muka bumi. Semua potensi tersebut menjadi bekal bagi sebuah kehidupan yang berkualitas. Menikah adalah salah satu sarana penyaluran berbagai macam potensi kemanusiaan yang akan membuat kehidupan lebih bermakna.

3. Mendapatkan anak keturunan

Memiliki anak keturunan yang sah adalah salah satu manfaat pernikahan. Jenis kemanusiaan akan punah apabila tidak ada generasi baru yang lahir dari generasi yang telah ada sebelumnya. Anak-anak memberikan makna yang mendalam dalam kehidupan manusia, bahkan sering digambarkan sebagai harta yang paling berharga dalam keluarga. Tanpa anak membuat sejarah pribadi kita menjadi terputus, tidak ada kelanjutannya.

4. Menyalurkan fitrah kemanusiaan secara benar

Fitrah kemanusiaan selalu menuntut penyaluran. Banyak kalangan menyalurkan secara sembarangan tanpa etika dan aturan. Lahirlah berbagai penyakit fisik, psikis maupun penyakit sosial akibat fitrah yang disalurkan secara sembarangan. Dengan pernikahan, syahwat dan kebutuhan biologis tersalurkan secara halal dan benar, bahkan memberikan pahala dan berkah dalam kehidupan.

5. Menguatkan ibadah

Manusia memerlukan teman untuk melaksanakan berbagai aktivitas kehidupan, termasuk ibadah. Menikah adalah sebuah ibadah, dan setelah hidup berumah tangga akan mendapatkan teman untuk menjalankan ibadah. Suami, istri dan anak-anak saling menguatkan dalam menjalankan ibadah, sehingga mereka akan menjadi satu tim yang berinteraksi secara positif untuk menguatkan sisi-sisi kebaikan masing-masing.

6. Menjaga kehormatan dan kemuliaan diri

Banyak manusia kehilangan kehormatan dan kemuliaan karena terjerumus dalam perbuatan dosa dan maksiat secara konsisten. Mereka terjebak dalam pergaulan bebas, mengekspresikan cinta dengan tanpa etika, sehingga yang muncul hanyalah eksploitasi syahwat kebinatangan. Dengan pernikahan, manusia akan mampu menjaga kehormatan dan kemuliaan diri.

7. Menundukkan hawa nafsu

Salah satu hawa nafsu yang sangat besar dalam diri manusia adalah syahwat seksual. Nafsu yang satu ini mampu menyeret manusia hingga menuju lembah kebinasaan dan kenistaan yang nyata. Aneka penyakit menular seksual semakin bertambah jenisnya dan beberapa tidak didapatkan obat penyembuhannya. Dengan menikah, hawa nafsu akan lebih bisa dijaga dan ditundukkan.

8. Menyalurkan potensi kebapakan dan keibuan

Ada potensi kebapakan pada setiap lelaki, dan ada potensi keibuan pada setiap perempuan. Potensi ini akan tersalurkan secara optimal apabila manusia melaksanakan pernikahan dan hidup berumah tangga. Lahirnya anak-anak dari pernikahan akan menjadi sarana penyaluran potensi kebapakan dan keibuan secara optimal.

9. Mendapatkan keluarga yang akan saling menjaga dan melindungi

Dengan menikah, manusia memiliki keluarga. Suami dan istri memiliki ikatan sakral yang harus saling menjaga dan melindungi satu sama lain. Ditambah dengan lahirnya anak-anak yang akan menambah kokohnya ikatan kekeluargaan tersebut. Jika tidak menikah, maka seseorang akan hidup seorang diri hingga masa tua dimana pada saat itu lebih terasa keperluan akan adanya keluarga yang bisa menjaga dan merawatnya.

10. Menguatkan motivasi dan harapan sehingga hidup lebih bersemangat dan bergairah

Apakah yang membuat hidup lebih hidup? Itu adalah harapan. Keluarga memberikan kita selalu memiliki harapan untuk kondisi yang lebih baik. Harapan untuk membahagiakan pasangan, harapan untuk masa depan anak-anak, harapan untuk kebahagiaan semua anggota keluarga. Dengan menikah, manusia memiliki motivasi bekerja dan berprestasi yang lebih, karena ingin mencapai berbagai harapan.

11. Memiliki soulmate yang bisa menjadi tempat berbagi dalam suka dan duka

Manusia selalu memerlukan interaksi sosial, memerlukan teman untuk berbagi cerita. Dengan menikah, seseorang akan memiliki belahan jiwa yang bisa menjadi tempat berbagi perasaan, tempat berkeluh kesah, tempat curhat dan menumpahkan berbagai perasaan jiwa. Menikah membuat seseorang mendapatkan pasangan untuk berbagi, tanpa perlu mencari yang lainnya.

12. Mendapatkan kebahagiaan yang utuh

Menikah juga membuat seseorang memiliki tempat untuk berbagi kebahagiaan. Tidak lengkap kebahagiaan manusia apabila ia tidak memiliki tempat berbagi. Setinggi apapun capaian karier, sebanyak apapun uang hasil usaha, sehebat apapun posisi dan jabatan yang dimiliki seseorang, tidak banyak memberi kebahagiaan apabila tidak memiliki keluarga.

13. Mendapatkan keseimbangan dalam hidup

Hidup menyendiri membuat ketidakseimbangan dalam hidup. Manusia memerlukan keseimbangan dalam menjalani kehidupan. Menikah menyebabkan manusia mendapatkan keseimbangan, karena ada pasangan yang akan melengkapi semua potensinya. Ada yang menjaga, ada yang memperhatikan, ada yang mempedulikan, ada yang menasehati, ada yang memarahi, ada yang mencemburui, karena memiliki pasangan hidup.

14. Mendapatkan pahala dari setiap titik interaksi bersama keluarga

Bahkan menikah menambah ladang pahala dan menambah keberkahan yang panjang dari semua interaksi bersama semua anggota keluarga. Tanpa menikah, menyalurkan hasrat biologis kepada pasangan jenis merupakan dosa yang sangat keji. Dengan menikah, hubungan suami istri menjadi sedekah dan berpahala melimpah. Suami dan istri bekerja di rumah maupun di luar rumah, semua menjadi ladang amal dan pahala.

15. Menikah itu menyehatkan

Telah saya posting beberapa waktu yang lalu bahwa menikah banyak memiliki manfaat kesehatan bagi fisik maupun psikis. Para ahli kesehatan telah menemukan banyak manfaat kesehatan dari pernikahan. Dengan menikah, hidup manusia akan lebih sehat dan memiliki angka harapan hidup lebih tinggi.

Demikianlah “seribu satu” manfaat menikah. Masih sangat banyak manfaat lainnya yang belum disebutkan dalam artikel pendek ini. Jika belum berhasil mendapatkan berbagai manfaat tersebut, segera lakukan deteksi dan evaluasi bersama pasangan. [PakCah]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
WhatsApp chat Online! Klik untuk konsultasi